Apakah Makan Sambil Ngobrol Sunnah? Baca Ini!
Hai pembaca semua! Apakah kalian mencari penjelasan tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?"? Jika jawaban kalian adalah "Iya", selamat! Sekarang kalian sedang membaca artikel yang tepat. Mengapa? Karena itulah yang akan saya jelaskan pada artikel ini. Sebagai muslim, kita harus paham itu. Karena itulah saya menulis artikel ini. Jadi, kalian harus membacanya sampai selesai.
Secara spesifik, ada tiga hal penting tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?" yang akan saya jelaskan sekarang. Tiga hal penting yang saya maksud adalah sebagai beriktu:
Arti Sunnah Berbicara Ketika Makan
Hal penting pertama tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?" yang akan saya jelaskan sekarang adalah arti kalimat "sunnah berbicara ketika makan". Saya ingin kalian memahami itu agar kalian mempunyai pemahaman yang komplit tentang fokus pembahasan kita.
Jika kita mencermati kalimat "sunnah berbicara ketika makan", maka kita akan paham bahwa ada dua poin yang harus kita pahami. Dua poin yang saya maksud adalah sebagai berikut:
Sunnah
Ngomong-ngomong, apakah kalian tahu apa itu sunnah? Jika kalian belum tahu tentang itu, maka kalian harus ingat bahwa sunnah adalah segala sesuatu yang dihubungkan kepada Nabi Muhammad. Itu adalah penjelasan tentang apa itu sunnah secara umum.
Adapun arti sunnah secara spesifik adalah sebagai berikut:
كُلُّ مَا نُقِلَ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - مِنْ أَقْوَالٍ وَأَفْعَالٍ وَتَقْرِيْرٍ ، وَصِفَاتٍ خَلْقِيَّةٍ وَخُلُقِيَّةٍ، سَوَاءً أَكَانَ ذَلِكَ قَبْلَ الْبِعْثَةِ أَمْ بَعْدَهَا
Segala sesuatu yang diriwayatan dari Rasulullah Saw., seperti ucapan-ucapan, perbuatan-perbuatan, keputusan-keputusan, sifat-sifat penciptaan dan etika, baik itu sebelum beliau diutus menjadi Nabi dan Rasul atau setelah itu.
Itu adalah salah satu definisi sunnah menurut pakar hadits.
Anda bisa menemukan penjelasan tentang sunnah dalam hadits di bawah ini:
مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ
Barangsiapa yang memberikan contoh kebiasaan baik dalam Islam, maka dia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang yang mencontoh perbuatan itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang memberikan contoh kebiasaan buruk, maka dia akan mendapatkan dosanya, dan dosa orang yang mengikutinya dengan tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.
Berbicara Ketika Makan
Adapun yang dimaksud kalimat "Berbicara ketika makan" sangat simpel, bahwa seseorang berbicara ketika makan.
Jadi, kita bisa memahami kalimat "Berbicara ketika makan" dalam beberapa hal sebagai berikut:
- Bahwa dulu Nabi Muhammad berbicara ketika makan.
- Bahwa berbicara ketika makan adalah salah satu hal baik dalam Islam.
Tapi, pada umumnya, jika kita menemukan ada seseorang menjelaskan sunnah berbicara ketika makan, maka artinya adalah bahwa Nabi Muhammad pernah melakukan itu dan itu adalah hal yang baik dalam Islam. Tapi jika kita menemukan seseorang bertanya tentang sunnah berbicara ketika makan, maka artinya bahwa orang tersebut bertanya apakah itu boleh dilakukan dalam Islam.
Itulah penjelasan singkat tentang arti kalimat "Sunnah berbicara ketika makan" yang harus kita pahami.
Hadits Tentang Berbicara Ketika Makan
Hal penting kedua tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?" yang akan saya jelaskan sekarang adalah hadits tentang berbicara ketika makan. Saya ingin kalian memahami itu agar kalian paham dasar argumen untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Adapun hadits tentang berbicara ketika makan adalah sebagai berikut:
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِىَّ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - سَأَلَ أَهْلَهُ الأُدُمَ فَقَالُوا مَا عِنْدَنَا إِلاَّ خَلٌّ . فَدَعَا بِهِ فَجَعَلَ يَأْكُلُ بِهِ وَيَقُولُ : نِعْمَ الأُدُمُ الْخَلُّ نِعْمَ الأُدُمُ الْخَلُّ
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah bahwa Nabi (Muhammad) Saw meminta lauk-pauk pada keluarga beliau, lalu keluarga beliau menjawab: "Kami tidak memiliki apa pun kecuali cuka." Beliau pun meminta cuka dan beliau makan dengan (campuran) cuka, lalu beliau bersabda, "Lauk yang paling baik adalah cuka, lauk yang paling baik adalah cuka."
Itulah hadits tentang berbicara ketika makan yang harus kita pahami.
Apakah Makan Sambil Ngobrol Sunnah?
Hal penting ketiga tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?" yang akan saya jelaskan di sini adalah jawaban yang spesifik. Dengan kata lain, apakah Islam membolehkan kaum muslim berbicara ketika makan?
Pembaca semua! Jika kita memahami beberapa penjelasan di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa berbicara ketika makan adalah sunnah. Mengapa? Jawabannya adalah karena dulu Nabi Muhammad melakukan itu. Satu hal penting yang harus kita ingat, bahwa berbicara ketika makan bukan kewajiban kaum muslim. Jadi, jika mereka tidak melakukan itu, maka mereka tidak berdosa.
Itulah penjelasan singkat tentang "Apakah makan sambil ngobrol sunnah?". Apakah kalian paham? Jika kalian ingin bertanya, silahkan bertanya.
Saya kira cukup sekian untuk artikel ini. Semoga bermanfaat. Amin.
Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya!
Posting Komentar